Home | Members | Forum | Contribution | Group | F A Q | Contact Us | About Us | Bamboomedia   
- Tips & Trik
- Artikel
Crystal Clear On XP
Dr.Watson
Instalasi DNS Server
Konfigurasi DNS Server
E-mail Server
Keyboard Shortcuts
Theme Windows Vista
- Office Application
- Programming & Tools
- Database & System
- Graphics & Multimedia
- Networking & Security
- Computer Science
- Computer for Kids
- Internet & Web Design
- Freeware & Shareware
Linux Basic
- Management - Marketing
- SMP-SMA-SMK
- General Life Skill
- Language Learning
- Basic Computing
 

Content

New

Register

Login
Search Content:

Selamat Datang di Indoclass.com

Generasi kreatif Indonesia, gaya hidup era informasi yang cerdas, efesien dan penuh semangat. Membangun kekuatan bersama untuk hari esok yang cemerlang.


Members (7597) [ lihat semua ]
Grup

Aktivitas Terakhir Member
gaga membuat topik Tidak Menerima Sms Balasan [04/09/2013]Yanto Nursyamdiana membuat topik [23/07/2013]

Hasanuddin Thawil memberi balasan pada forum untuk topik Masa Depan Warnet??? [16/04/2014]Denny santoso memberi balasan pada forum untuk topik Apasih Tujuan Kita Kuliah ?? [08/11/2013]

zulkarmen memberi kontribusi Belajar Mudah Dan Cepat Pemrograman Java [06/11/2014]I Putu Suardiana memberi kontribusi Gimana Caranta Membuat Efek Isntagram Dan Vintage Di Photoshop Mohon Bantuanya [10/04/2013]

Dawud Tan memberi tanggapan untuk kontribusi Mengenal EDI - Electronic Data Interchange [24/09/2016]Dawud Tan memberi tanggapan untuk kontribusi Mengenal EDI - Electronic Data Interchange [29/08/2016]

Editorial Terkini
Mengenal Google Wallet diposting : Sabtu, 05-11-2011

Sukses dengan aplikasi Androidnya, Google kini meneruskan ekspansi terhadap layanannya. Jika kemarin Google sempat membuat layanan Google+, kini Google melakukan ekspansi pada pembayaran online melalui aplikasi Google Wallet. Dalam pengaplikasiannya, raksasa internet ini menggandeng MasterCard, Citigroup dan Sprint untuk meluncurkan sistem pembayaran berbasis ponsel. Aplikasi inilah yang disebut Google Wallet, yang memungkinkan pembeli menggunakan ponselnya sebagai media pembayaran, hanya dengan men-scan ponsel sebagai pengganti kartu kredit. Canggih bukan ?

Namun dibalik kecanggihnya, aplikasi ini tampaknya masih mengalami beberapa kendala. Google Wallet saat ini hanya dapat digunakan di Amerika. Itupun diperkirakan masih menemui beberapa kendala, khususnya masih terbatasnya jumlah partner yang kompatibel dengan layanan Google Wallet. Saat ini, baru Mastercard yang secara resmi bisa menggunakan layanan Google Wallet.

Ponsel yang kompatibel dengan Google Wallet hanyalah Nexus S 4G. Ponsel itu pun baru tersedia di Amerika Serikat. Agar sistem pembayaran itu bisa digunakan, memang membutuhkan chip NFC (Near Field Communication), yang sudah ada di Nexus S. Namun Google berjanji akan menghadirkan juga layanan ini di ponsel Android lainnya yang tidak menggunakan NFC.

Menurut para pengamat dunia IT, peluncuran apllikasi ini adalah sebagai strategi Google sebelum merilis ponsel Android terbarunya, Nexus Prime, yang rencananya akan diluncurkan bulan depan. Tentunya ponsel ini telah didukung dengan NFC, dan tentu saja bisa mengaplikasikan layanan Google Wallet.

Jika layanan ini berkembang, tidak diragukan lagi bahwa hal ini akan mengubah cara konsumen berbelanja online dan offline, hal ini akan berimbas ke seluruh dunia termasuk Indonesia yang merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi paling cepat se-Asia Tenggara. Walaupun penetrasi kartu kredit di indonesia termasuk rendah, Google Wallet masih bisa berimbas pada pertumbuhan kartu kredit di Indonesia, bagaimanapun caranya.

Lalu mampukah Google Wallet membantu meningkatkan aktivitas ecommerce di Indonesia ?

Dari paparan diatas ada dua point penting yang wajib dimiliki jika ingin menggunakan wajib pertama adalah smartphone android dan yang kedua adalah kartu kredit.

Indonesia merupakan pasar mobile yang sangat besar. Di kota-kota besar di Indonesia, ponsel merupakan alat komunikasi yang paling personal. Hal inilah yang membuat Indonesia sebagai salah satu dari negara dengan pasar mobile/internet yang luar biasa besar, dan membuat negara-negara modern jadi penasaran. Suatu hal yang nyaris tidak mungkin terjadi bila bukan karena tingginya adopsi Facebook dan Twitter.

Namun bagaimana dengan kartu kredit ?

Seperti yang kita semua ketahui, di Indonesia penetrasi kartu kredit masih sangat rendah. Inilah mata rantai yang hilang bagi Google Wallet untuk bisa sukses di Indonesia, meskipun pihak perbankan sudah berusaha keras untuk menjaring pengguna kartu kredit baru. Ketakutan akan pemakaian yang berlebihan adalah alasan terbesar bari orang Indonesia dan hal ini membuat mereka menghindari memakai kartu kredit dan lebih memilih kartu debit.

Belum banyak orang memiliki kartu kredit, itulah yang menjadi kendala perkembangan aplikasi ini di Indonesia saat ini. Lalu bagaimana 3-5 tahun kedepan ? kita tunggu saja bagaimana perkembangan aplikasi ini di negara-negara maju.
Semoga bermanfaat.

Klik disini untuk melihat lebih detail View RSS Editorial
1 2 3 ...75

Berita Terkini [ Lihat Semua ]
5 Akuisisi Tak Lazim Google
Kamis, 16/01/2014

Selama ini Google dikenal sebagai raksasa mesin pencari dan mulai menapaki sebagai raja piranti lunak melalui Android. Tapi Google tak pernah puas untuk mendapatkan sesuatu yang lebih dan lebih. [selengkapnya]


Rekrut Ilmuwan Jenius, Motorola Bikin Perangkat Super Sensitif
Kamis, 16/01/2014

Jakarta - Motorola baru-baru ini mempekerjakan seorang ilmuwan berbakat untuk menambahkan fitur istimewa di perangkatnya. Tak main-main, ilmuwan yang digaetnya adalah Dr. Ivan Poupyrev, ilmuwan yang dikenal bisa membuat tumbuhan 'bernyanyi'. [selengkapnya]


Demi Ponsel Windows, Microsoft Setor Rp 14,5 Triliun ke Samsung
Kamis, 16/01/2014

Jakarta - Microsoft ingin lebih banyak produsen ponsel yang memakai sistem operasi Windows Phone 8. Bahkan kabarnya, raksasa software tersebut rela merogoh kocek sangat dalam agar hal tersebut bisa terwujud. [selengkapnya]


60% Pengguna Android 'Macet' di Jelly Bean
Rabu, 15/01/2014

Jakarta - Statistik terbaru yang dipaparkan Google di awal 2014 ini menunjukkan bahwa pengguna sistem operasi Android yang sudah migrasi ke KitKat masih sangat kecil persentasenya. Mayoritas ternyata masih 'macet' di Jelly Bean. [selengkapnya]


Psstt.. Samsung Galaxy S5 Dibanderol Rp 13 Juta
Rabu, 15/01/2014

Beijing - Bocoran gadget terbaru selalu membuat penasaran, tak terkecuali seri smartphone Samsung Galaxy yang memang populer. Menyusul rumor soal update Android Kitkat untuk Galaxy S4 dan Galaxy Note 3, kabar baru tak kalah menariknya adalah bocoran spesi [selengkapnya]


Forward Info

Sampaikan informasi & link Indoclass ke teman Anda

Download Acrobat Reader
Agar dapat membuka dokumen-dokumen materi Indoclass, silahkan download dan install Adobe Acrobat Reader

 
Bikin Game HP (J2ME)
J2ME adalah bagian dari Java 2 Standard Edition (J2SE).Membantu Anda dalam membuat Game yang sederhana dan mudah dipahami dengan contoh-contoh yang ada.
Web Interaktif Yang Canggih AJAX
CD Tutorial ini, kita akan belajar mengenal AJaX mulai dari konsep AJaX, penggunaan AJaX dengan Teknologi WEB lainnya seperti PHP dan juga pengembangan dari AJaX dalam beberapa contoh Project yang telah disediakan.
Linux For Everyday
LINUX itu Mudah, baik Instalasi maupun Penggunaanya. Dengan Interface Grafis (GUI) Anda tinggal Klik-Klik seperti halnya menggunakan Windows.