Home | Members | Forum | Contribution | Group | F A Q | Contact Us | About Us | Bamboomedia   
- Tips & Trik
- Artikel
Crystal Clear On XP
Dr.Watson
Instalasi DNS Server
Konfigurasi DNS Server
E-mail Server
Keyboard Shortcuts
Theme Windows Vista
- Office Application
- Programming & Tools
- Database & System
- Graphics & Multimedia
- Networking & Security
- Computer Science
- Computer for Kids
- Internet & Web Design
- Freeware & Shareware
Linux Basic
- Management - Marketing
- SMP-SMA-SMK
- General Life Skill
- Language Learning
- Basic Computing
 

Content

New

Register

Login
Search Content:

[Semua Kontribusi]

Tanggal:16/02/2009
kunchunx


Pekerjaan: blogger
Post: 6
 

Mengenal EDI - Electronic Data Interchange

EDI ?
nama orang ya?

heheh..

ini istilah teknologi informasi lho...

silahkan simak beberapa poin penting EDI berikut :

(contoh aplikasinya silahkan download di http://www.edi-indonesia.co.id )


Apa yang dimaksud dengan sistem pertukaran data elektronik (EDI) itu?



EDI atau singkatan dari Electronic Data Interchange sebenarnya adalah sebuah metode pertukaran dokumen bisnis antar aplikasi komputer - antar perusahaan/instansi secara elektronis dengan menggunakan format standar yang telah disepakati, dimana antara dua pihak yang berhubungan yang memiliki sistem dan aplikasi yang berbeda dihubungkan dengan teknologi EDI (Value added Network)
.



Mungkinkah kedua sistem yang berbeda sama sekali ini dikomunikasikan ?
Jawabannya sangat mungkin sebab prinsip dari teknologi EDI sebenarnya adalah menerjemahkan bahasa aplikasi dari sistim yang sama-sekali berbeda menjadi bahasa yang terstandarisasi, sebagai contoh dalam hal ini UN/EDIFACT yang merupakan singkatan dari United Nation Electronic Data Interchange for Administration, Commerce and Transport, disini bisa dilihat bahwa bahasa tersebut distandardisasi oleh PBB.



Apakah pelaku bisnis harus merubah aplikasinya untuk ber-EDI ?
Tidak!!, sebab pelaku bisnis tetap dapat menggunakan aplikasi dokumen yang selama ini telah dipakai, tetapi nanti akan ditambah suatu interface untuk merubah data dokumen aplikasi tersebut agar dapat ter-EDI.



Apakah pelaku bisnis harus menambah/merubah infrastrukturnya ?
Jawabannya adalah tidak!!, sebab teknologi EDI ini adalah teknologi 'less investment' dimana pelaku bisnis tidak perlu lagi membeli peralatan baru sebagai infrastruktur untuk pertukaran dokumennya, dengan kata lain tetap menggunakan peralatan yang telah tersedia.



Sebenarnya secara jujur dapat dilihat bahwa banyak teknologi informasi yang selama ini bermunculan dengan dalih dapat 'mengefisiensikan' proses bisnis. Adalah sangat tidak lucu apabila pada penerapan teknologi itu sendiri 'tidak efisien'. Kita dapat melihat banyak perusahaan yang telah menginvestasikan dana puluhan milyar untuk kegiatan proses teknologi informasi bisnisnya menjadi tidak efisien, karena cepatnya perkembangan teknologi informasi yang mengakibatkan dalam 3 tahun setelah investasi tersebut, teknologi baru telah muncul, sehingga belum sempat investasi yang telah dikeluarkan teraplikasi dengan baik, sudah harus mengikuti teknologi baru, kalau harus terus mengikuti perkembangan tersebut tanpa adanya standarisasi global, bisa di bayangkan bahwa sangat mungkin perusahaan tersebut akan berubah menjadi perusahaan yang berorientasi ke sistim informasi, melenceng dari tujuan perusahaannya.



Tujuan utama dari pemakaian teknologi EDI, sebenarnya adalah agar teknologi ini dapat membantu para pelaku bisnis mengkomunikasikan dokumennya dengan pihak lain lebih cepat, akurat dan lebih efisien karena sifatnya yang dapat mengeliminir kesalahan yang diakibatkan proses re-entry dan dapat mengurangi pemakaian kertas, komunikasi dan biaya-biaya lain yang timbul pada metode konvensional sehingga diharapkan dapat menekan biaya-biaya yang tidak diperlukan dan diharapkan dapat meningkatkan laba kepada pemakainya. Apabila proses tersebut terpenuhi, otomatis proses bisnis internal perusahaan tersebut akan menjadi lebih baik, terencana dan pada akhirnya hubungan bisnis dengan pihak lain-pun akan dapat lebih baik juga




Bookmark and Share
Tanggal:16/02/2009

  
 
by DT

Oh... kayak semacam dokumen standar ya bro..?

Misalnya seperti file MP3 yang bisa diputer Winamp, Windows Media Player, Mplayer dll. Gitu ya...?

Tapi kayaknya permasalah utama yang sering dihadapi adalah security dokumen itu sendiri. Coding tiap software pastilah beda dan securitynya juga beda. Kalo dokumen standar ya nda masalah tapi kalo security standar kan berbahaya...

Peace

Tanggal:16/02/2009

  
 
by Mr. Arkka

"Apakah pelaku bisnis harus merubah aplikasinya untuk ber-EDI ? Tidak!!, sebab pelaku bisnis tetap dapat menggunakan aplikasi dokumen yang selama ini telah dipakai, tetapi nanti akan ditambah suatu interface untuk merubah data dokumen aplikasi tersebut agar dapat ter-EDI. "

Jika ingin membangung sistem EDI sendiri, perlu aplikasi utk mengkonversi PO/Invoice menjadi EDI dan sebaliknya. Kalo tidak, bisa diserahkan sepenuhnya pada 3rd party EDI consultant

"Apakah pelaku bisnis harus menambah/merubah infrastrukturnya ? Jawabannya adalah tidak!!, sebab teknologi EDI ini adalah teknologi 'less investment' dimana pelaku bisnis tidak perlu lagi membeli peralatan baru sebagai infrastruktur untuk pertukaran dokumennya, dengan kata lain tetap menggunakan peralatan yang telah tersedia."

Tentu, utk bertransaksi ala EDI harus memenuhi guideline sesuai standar EDIFACT atau X12 dan utk menjalankan EDI system tentu harus punya infrastructure.

Info lebih lanjut, go Google.com search "Official EDI" (jgn cari di Google.co.id Google.co.au, Google.co.hk - beda search beda hasil)

Tanggal:29/08/2016

  
 
by Dawud Tan

Buku yang bagus untuk belajar EDIFACT ORDERS dan INVOIC di buku apa ya pak, dan perangkat lunak atau pustaka untuk bahasa pemrograman apa yang ada untuk dapat coba-coba EDIFACT? saya dapat buku Demystifying EDI karangan Russell A. Stultz, yang diterbitkan oleh Wordware Publishing tapi kurang detil, berikut saya rangkumkan sedikit hasil pembelajaran saya http://datacomlink.blogspot.com/2016/08/pengantar-pertukaran-data-elektronik.html
terima kasih

Tanggal:24/09/2016

  
 
by Dawud Tan

maaf url berubah. http://datacomlink.blogspot.co.id/2016/09/pengantar-pertukaran-data-elektronik.html
terima kasih

 
Bikin Game HP (J2ME)
J2ME adalah bagian dari Java 2 Standard Edition (J2SE).Membantu Anda dalam membuat Game yang sederhana dan mudah dipahami dengan contoh-contoh yang ada.
Semua Bisa Jadi Programmer
Dunia Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) kini sudah menjadi milik siapa saja, termasuk Anak-Anak, Pelajar, Orang Tua hingga Manula.
Web Interaktif Yang Canggih AJAX
CD Tutorial ini, kita akan belajar mengenal AJaX mulai dari konsep AJaX, penggunaan AJaX dengan Teknologi WEB lainnya seperti PHP dan juga pengembangan dari AJaX dalam beberapa contoh Project yang telah disediakan.